by

Satu Orang Meninggal Diamuk Massa, Curas di Pangkalan Banteng

-Berita-0 views

KOTAWARINGIN BARAT – JARRAKPOSPALANGKARAYA.com – Sekawanan pelaku pencurian dengan kekerasn (Curas) di amuk massa di  Desa Amin Jaya RT. 23 Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kobar, Sabtu, 16 November 2019 Pukul 04.30 WIB.

Kaplres Kobar AKBP E. Dharma B. Ginting S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Pangkalan Banteng IPTU Waris Waluyo mengatakan, lima orang pelaku telah diamankan oleh Polisi.

Ditambahkan oleh Waris Waluyo, para pelaku di antaranya  S 50 tahun, dan UH 43 tahun diamankan di Polsek Pangkalan Banteng. Sementara pelaku, RH, RCI dan D masih dirawat di Puskesmas Desa Karang Mulya.

“Sedangkan pelaku Inisial YS ( 27) dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan dari pihak Puskesmas Desa Karang Mulya, Pangkalan Banteng, Sabtu Pukul 10: 25 WIB,” kata Waris.

Berdasarkan hasil visum dengan Nomor : 440/4861/KM.A. tanggal 16 Nopember 2019. YS mengalami luka lebam di dahi sebelah kiri, luka lebam di mata sebelah kiri, bengkak di telinga kanan, bengkak dipergelangan tangan kiri dan luka tersebut akibat persentuhan dengan benda tumpul.

Kapolsek menuturkan, berawal saat korban Maryanti (35 ), bangun untuk salat  tahajud dan keluar kamar menuju dapur. Korban melihat ada dua orang tak dikenal berdiri di depan pintu dapur yang terbuka.

Saat itu, pelaku memegang pisau langsung menodongkan pisau dan memberikan kode agar korban tutup mulut, tetapi dengan spontan korban lari dan menuju kamar dan langsung mengunci pintu dan membangunkan suami korban

Kemudian, korban menelepon tetangga sekitar. Setelah warga datang beramai-ramai dan mencari para pelaku, dan berhasil mendapatkan 5 orang yang masih berada di sekitar TKP. Dan para pelaku secara spontan dihakimi massa.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan pengecekan dirumah, korban telah kehilangan tas yang berisi dompet yang berada diatas meja ruang tengah. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 1.000.000. (www.in1.news)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed